Opini

Mengembangkan budaya berfikir kritis sebagai mitigasi bencana ‘narasi’ intoleran.

Berfikir kritis saat ini telah menjadi buah bibir yang berkembang dalam wacana media, baik secara daring maupun non-daring. Dalam obrolan-obrolan warung kopi ataupun kolom komentar sosial media, kata ini menjadi pisau analisis terhadap sebuah fenomena yang sedang terjadi. Entah hal tersebut memang benar adanya ataupun sekedar sebagai bahan kren-krenan. Lantas sebenarnya bagaimana sih yang disebut dengan berfikir kritis?             Secara umum,   berpikir kritis bisa kita definisikan sebagai proses intelektual yang aktif dan penuh  dengan  keterampilan  dalam  membuat  pengertian  atau  konsep, mengaplikasikan,  menganalisis,  membuat  sintesis,  dan  mengevaluas...

Read More
Berita

RAKORNAS DUTA DAMAI BNPT 2021 DALAM RANGKA PENCEGAHAN TERORISME

Parapat,Simalungun SUMUT – Kali ini, Rapat Koordinasi Duta Damai Dunia Maya diselenggarakan di  bagian barat Negara Indonesia yaitu di daerah Danau Toba, Parapat Simalungun Sumatra Utara, tepatnya di hotel Niagara Parapat. Rapat koordinasi dimulai pada hari ini, Senin (5/4) yang dihadiri oleh 88 Peserta Duta Damai dari 13 Provinsi di Indonesia yaitu, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat. Rapat Koordinasi ini akan di selenggarakan selama 3 hari berturut-turut sampai dengan Rabu(7/4). Malam pembukaan ini juga di hadiri oleh Kepala BNPT RI Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H, Bupati kabupaten Simalungun Dr....

Read More
Berita

Kemeriahan PELITA Anak Desa Santong

Santong, KLU – Pada tanggal 20-21 Maret 2021, Duta Damai NTB bersama  Karang Taruna Desa Santong Kabupaten Lombok Utara telah mengadakan acara Pekan Tolerasi dan Prestasi atau yang disingkat PELITA. Acara ini diselenggarakan untuk menumbuhkan semangat dari anak-anak desa santong yang telah cukup lama jenuh di masa pandemi dan untuk menyisipkan pesan perdamaian kepada anak-anak sekolah dasar tersebut. Acara dilaksanakan selama 2 hari. Di hari pertama Sabtu (20/03), diadakan 3 mata lomba yaitu Lomba Mewarnai, Story Telling, dan Cerdas Cermat yang di meriahkan oleh seluruh peserta yaitu dari SDN 1 Santong, SDN 2 Santong, SDN 3 Santong, SDN 4 Santong, MI Bayyinuk Ulum Santong dan MI Al-Baqiyatus sholihat. Peserta dan Para Penonton sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian ...

Read More
Berita

Pelita Anak Desa Santong

Santong, KLU—Setelah sukses dengan acara sebelumnya, yaitu NGOBAT (Ngobrol Bareng Tokoh) yang mengangkat tema vaksin, kolaborasi Duta Damai NTB dengan Karang Taruna Desa Santong berlanjut. Kolaborasi kedua ini menyasar anak-anak seluruh sekolah dasar di Desa Santong dan berlangsung selama dua hari terhitung dari hari Sabtu (20/03/21) dan hari ini, yang merupakan puncak acara. Acara Pelita Anak Desa Santong (Pekan Toleransi dan Prestasi) mengusung tema Toleransi dan Keberagaman, sesuai dengan visi dari Duta Damai NTB, melakukaan edukasi guna menyisipkan pesan-pesan damai ke penjuru negeri. Kegiatan ini juga diinisiasi untuk menekan rasa jenuh pada anak-anak Desa Santong di masa pandemi tetapi dengan cara yang tetap edukatif. Tak hanya itu, kegiatan kolaborasi ini turut membangkitkan...

Read More
Berita

NGOBAT#2 Gonjang-Ganjing Vaksin di Desa Santong

SANTONG—Menyikapi riuhnya berbagai isu terakit vaksin yang sedang menggema di seantero Indonesia bersamaan dengan hoax serta berita simpang siur lainnya. Organisasi kepemudaan yang terletak di desa Santong, Kabupaten Lombok Utara, yaitu Karang Taruna Desa Santong bersama relawan penggerak perdamaian, Duta Damai NTB mengadakan sebuah acara bertajuk NGOBAT (Ngobrol Bareng Tokoh). Khususnya pada acara tersebut mereka mengangkat tema “Gonjang-Ganjing Vaksin” pada Minggu, (7/02/2021). Sebagai narasumber utama, mereka mengundang Kepala UPT BLUD Puskesmas Santong, Bapak H. Subari, S. Kep., Ners yang menjelaskan secara rinci mengenai vaksinasi. Kemudian narasumber selanjutnya Koordinator Regional Duta Damai NTB, Yundari Amelia Chandra, S. Hub. Int yang menjelaskan maraknya hoax utamanya te...

Read More
Opini

Memilih antara divaksin atau tidak divaksin, bagaimana sebaiknya ?

Sebelum berbicara perihal kontroversi penolakan vaksin, mari sejenak merefleksi apa yang sebenarnya sedang kita hadapi saat ini. Setelah hampir satu tahun lebih lamanya, sejak kasus pertama corona memasuki Indonesia awal maret lalu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan perkembangan kasus. Kendati hal tersebut belum terlihat titik terangnya. Terhitung ada berbagai kebijakan yang diturunkan sebagai upaya membatasi penyebaran, mulai dari pembatasan bersekala daerah hingga lockdown besar-besaran. Saat ini, memasuki era yang disebut sebagai ‘New Normal’ atau di NTB lebih dikenal dengan ‘Nurut Tatanan Baru’, masyarakat diminta untuk selalu memenuhi protokol Kesehatan. Sebab, berdasarkan statemen pakar kedaruratan kesehatan WHO, Mike Ryan, dalam pertemuan daring dan dikutip...

Read More
Berita

Pesan TGB, Vaksinasi Bagian dari Tuntunan Agama

Mataram-Vaksinasi menangkal Covid-19 mulai berjalan di Indonesia. Di Provinsi NTB, kepala daerah dan berbagai tokoh mulai menjalani suntik vaksin, Kamis 14 Januari 2021. Diantara yang menjalani vaksin adalah Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia TGB HM Zainul Majdi. Doktor Ahli Tafsir Alquran ini menyinggung alasan berkenan menjalani vaksinasi saat menjadi Khotib Jumat di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Mataram. Pertama, TGB mengatakan, ini bagian dari tuntunan agama. Di dalam maqosid syariah disebut Hifz Nafs (memelihara jiwa). Semua ikhtiar melindungi diri atau menjauhkan diri dari marabahaya itu tuntunan agama. "Disampaikan oleh Nabi, la dharara wa la dhirar, janganlah kamu membawa kemudharatan bagi diri sendiri dan orang lain," katany...

Read More
Opini

Kasus Teror Sigi, Mereka Mencontoh Siapa ? Part 2

Sepeninggal pertemuan dengan kakek tua itu, Amr bin Ash memutuskan melalui surat untuk tetap mendirikan masjid dan menggusur gubuk reyot kakek yahudi tersebut. Yahudi tua itu pun bertekad hendak mengadukan perbuatan gubernur tersebut kepada atasannya di Madinah, yaitu Khalifah Umar bin Khattab. Untuk itu dia pun berangkat mengarungi panjangnya jalan di gurun pasir yang panas menyengat, menuju ke Madinah demi menuntut haknya kepada atasan Amru bin Ash ke pada Khalifah Umar bin Khatab. Sesampai Madinah, konon Yahudi tua yang belum pernah melihat sosok sang khalifah itu pun menemui seorang pria yang tengah duduk di bawah pohon kurma. “Wahai tuan, tahukah Anda di mana khalifah?” kata si Yahudi. Orang itu menjawab, “Ada apa kamu mencarinya?” “Aku ingin mengadukan sesuatu.” “Di m...

Read More
Opini

Kasus Teror Sigi, Mereka Mencontoh Siapa? Part 1

Umat manusia kembali berduka. Belum lama kasus teror Perancis berlalu, kini giliran warga Indonesia yang menjadi korban dari aksi teror kelompok yang berasal dari tanahnya sendiri. Jumat 27 November tepatnya, terjadi kasus pembantaian oleh kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) terhadap satu keluarga di Sigi Sulawesi Tengah. Aksi yang dilakukan teroris pimpinan Ali Kalora ini menewaskan empat orang. Pembantaian terjadi di Desa Lemba Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Para korban dibantai dengan cara yang sangat tidak manusiawi, para korban dipenggal dan satu korban bahkan dibakar. Kelompok ini bahkan dengan tidak tahu malunya menjarah 40 kg beras dan membakar 6 rumah. Keempat korban belakangan diketahui merupakan anggota jemaat Pos Pelayanan Gereja Bala Keselamat...

Read More
Opini

ISLAM: Refleksi Damai dan Kemanusian

Kita percaya bahwa damai merupakan impian bagi semua agama di dunia ini, dan tidak ada satupun agama yang mengajarkan kekerasan (violence) apalagi mengajarkan terror yang menyebabkan banyak korban meninggal. Namun, dalam praktiknya kita tidak bisa mengingkari bahwa banyak tragedi disebabkan karena sikap fanatik dan kesalahpahaman dalam memahami ajaran agama, termasuk di agama Islam. Ilustrasi oleh Ade Sukma Al-Qur’an menjadi rujukan paling otoritatif bagi seorang Muslim, baik secara pribadi maupun komunal. Sangat kontradiktif ketika kitab suci yang sangat menjunjung tinggi nila-nilai perdamaian ini, dengan sikpa oknum penganutnya yang menjadi biang keladi berbagai terror. Sebagai seorang yang berilmu, kita wajib memahami dan mempelajarai secara utuh semangat pesan-pesan damai di dal...

Read More