Tue. Nov 19th, 2019

Duta Damai NTB

Proudly Presented by BNPT and PMD

Aparatur Desa Bantu Masyarakat Perangi Hoax

3 min read

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi NTB menyelenggarakan kegiatan Rembuk Aparatur Kelurahan dan Desa tentang Literasi Informasi melalui FKPT di Hotel D’max Kabupaten Lombok Tengah. Berlangsung dari pagi hingga sore hari pada tanggal 11 April 2019.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia yang disusul oleh Wakil Ketua FKPT, Ani Suryani, sebagai penyampai tujuan digelarnya kegiatan pada pagi itu. Dalam sambutan singkat Wakil Ketua FKPT, memaparkan bahwa terdapat dua pulau di NTB yang menjadi pusat perhatian masyarakat akibat massifnya penyebaran paham radikal dan hoax di dunia maya. Lalu ini menjadi tugas bersama, terutama segenap Aparatur Kelurahan dan Desa dalam menanamkan pengetahuan literasi informasi ke seluruh komponen masyarakat guna mencegah virus konten-konten negatif di media sosial.

Terorisme sudah dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa bagi manusia (extra ordinary crime), sehingga perlu menyamakan persepsi mengenai pencegahan radikalisme dan terorisme di Indonesia, khususnya Nusa tenggaara Barat”, ujar Ani.

Selanjutnya, Ir. H. Lalu Muhammad Yamin Mm., selaku Asisten I Bupati Lombok Tengah menghimbau masyarakat Lombok tengah untuk pandai memfilter berita hoax dam radikalisme yang menjadi cikal bakal tindak terorisme. Mayoritas warga Lombok Tengah bergantung pada ekonomi pariwisata. Jika radikalisme berujung aksi terorisme, maka akan membahayakan kelangsungan hidup warga sekitar.

Kegiatan yang dihadiri 90 peserta tersebut dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi oleh Faisal dan Aulia. Terdiri dari beberapa topik yakni perkembangan terorisme dan strategi nasional pencegahannya, dan peran aparat penegak hukum dalam pencegahan terorisme.

 Proses seseorang menjadi radikal adalah satu dari beberapa poin sesi ini. Intoleransi merupakan bibit radikalisme. Identifikasi diri yang berlebihan akibat terpapar opini lingkungan. Setelah terpapar, doktrin-doktrin sepaham bisa mudah masuk. Hal ini menyebabkan paham radikalisme terus berkembang sampai puncak terorisme.

Sesi kedua, di-lead oleh Yosep Stanley Adi Prasetyo, Ketua Dewan Pers Indonesia, membedah kasus penyebarluasan ujaran kebencian (hate speech) dan informasi negatif di daerah. NTB merupakan salah satu dari 33 provinsi dengan peringkat penyebaran hoax tertinggi di Indonesia. Seperti berita kebohongan tentang semua bantuan gempa di Lombok berasal dari BNPB. Padahal bantuan-bantuan tersebut sebagian berasal dari donatur (masyarakat) dan sebagiannya lagi dari pemerintah. Kebenaran informasi ini terungkap setelah diklarifikasi oleh Kepala BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di media massa.

Kemudian bedah kasus diiringi penjelasan mengenai strategi komunikatif untuk mencegah penyebarluasan berita hoax dan paham radikal melalui media sosial seperti facebook, twitter, instagram, blog dan sebagainya. Tidak lupa pula Yosep menyampaikan strategi pencegahan melalui pesan singkat seperti SMS dan WhatsApp.

Tahap terakhir dari sesi kedua yakni membagi para peserta menjadi 7 kelompok untuk langsung praktik komunikasi pencegahan terorisme dengan bahan praktek masing-masing kelompok sebagai berikut :

  1. Membuat siaran pers (Pengumuman Jadwal Peristiwa)
  2. Membuat siaran pers PM (Pengumuman Media)
  3. Membuat siaran berita
  4. Temukan hoax berita dan tangkis yang menyebar di media sosial
  5. Temukan hoax foto dan bantah yang menyebar di media sosial
  6. Temukan hoax video lalu jelaskan di media sosial
  7. Temukan hoax foto dan bantah melalui SMS.

Setelah acara selesai kami mewawancarai salah satu peserta untuk memberikan testimoninya terkait agenda yang berlangsung.”Banyak hal yang saya dapatkan dari kegiatan ini. Saya jadi tahu bagaimana cara menangkal hoax dan radikalisme. Manfaatnya sangat besar sekali. Bahkan tadi kami mengusulkan umtuk diadakan kegiatan lanjutan agar kami bisa mensosialisasikannya   secara intensif ke warga desa” tutur Lalu Suharto, Kades Penujak, Lombok tengah.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © Duta Damai Dunia Maya NTB | Newsphere by AF themes.