Tue. Nov 19th, 2019

Duta Damai NTB

Proudly Presented by BNPT and PMD

Waspada! Ini Dia 4 Isi Doktrinasi Kelompok Radikal Teroris yang Kudu Dihindari

3 min read

Aksi bom bunuh diri terbaru yang bertubi-tubi mengguncang Sri Langka menunjukkan orang yang bersedia mati secara sukarela seolah tak ada habisnya. Kian bertambah. Mati tumbuh lagi, meledak muncul lagi, lagi dan lagi.

Menimbulkan tanda tanya mendalam, apa yang membuat mereka bersedia menghilangkan nyawanya sendiri. Apa yang membuat mereka merasa membunuh sesama manusia adalah benar. Bagaimana mereka diyakinkan. Narasi apa yang digunakan untuk memantapkan hati mereka.

Brigjen Ir. Hamli, ME, direktur pencegahan dan deradikalisasi BNPT menyampaikan 4 isi doktrinasi kelompok radikal teroris. Pada saat berkesempatan menyampaikan materi tentang “Sejarah Perkembangan Terorisme” diacara bertajuk “Perempuan Agen Perdamaian-Pelibatan Perempuan Dalam Pencegahan Radikalisme Dan Terorisme” yang diselenggarakan oleh FKPT NTB hari kamis tanggal 9 Mei 2019, di Hotel Astoria.

Keempat konten doktrin ini digunakan kelompok radikal teroris meyakinkan anggota yang direkrut bersedia bahkan berbahagia melakukan tindakan konyol nan mengerikan; bom bunuh diri membunuh yang dianggap kafir dan berbeda dari mereka. Mau tahu apa aja narasi persuasinya, check it out:

Pertama, Masuk syurga. Syurga menjadi iming-iming yang jitu untuk membuat seseorang bersedia melakukan aksi bom bunuh diri. Mereka bilang tidak apa-apa mati yang penting syurga menanti.

Kalau kita masih ingat video seorang pemuda bernama Dani, pelaku (korban doktrinasi) bom bunuh diri JW Marriot yang direkam sebelum aksi dilakukan. Di video tersebut sembari senyum bahagia dia bilang bersedia melakukannya bukan karena putus asa, melainkan justru untuk meraih syurganya.

Apakah iya tuhan akan memberikan syurga bagi hambanya yang sumringah membunuh sesama saudaranya yang tidak berdosa. Critical thinking kita sangat dibutuhkan disini. Mempertanyakan rasionalitas setiap hal. Apabila ada yang tiba-tiba menawarkan syurga tapi bersyarat melakukan bom bunuh diri. Segera jauhi orang tersebut. Jangan beri ruang.

Kedua, Mendapatkan 72 bidadari. Setelah masuk syurga, utopia kebahagiaan selanjutnya yang akan mereka dapatkan yaitu ditemani 72 bidadari bagi yang laki-laki. kalau tujuannya hanya bidadari, didunia banyak mahluk ciptaan tuhan yang cantik, anggun bak bidadari. Wujudnya nyata dan bisa dilihat secara langsung. Kalau cocok bisa dilamar dan dinikahi. Kedahsyatan selanjutnya akan menghampiri. So, tak perlu mati dulu untuk merasakan kenikmatan tuhan yang satu ini. Kekonyolan ini guys, Please dibuang kelaut aja.

Ketiga, Cara melemahkan musuh adalah menimbulkan rasa takut. Hal ini menjadi keyakinan mereka, semakin sering melakukan aksi bom bunuh diri maka dianggap semakin sukses menebarkan ketakutan bagi musuh (orang yag dianggap berbeda dengan kelompok mereka). Ketika musuh sudah takut maka asumsi mereka adalah itu kemenangan besar.

Jadi ketika mereka melakukan aksi serupa, langkah kecil yang bisa kita lakukan untuk menggagalkannya adalah dengan tidak memposting dan me reshare video ataupun foto korban. Jangan ikut menviralkan aksi-aksi bejat mereka. Bila perlu bikin hastag jadikan trending topic yang menciutkan nyali mereka.

Keempat, Fardu’ain (wajib) kalau ditinggalkan akan berdosa. Bagian ini adalah narasi paling ngeri dan berat. Doktrinan tingkat tinggi. Kalau sudah dikatakan wajib maka tidak akan ada penolakan sama sekali.

Penting untuk memikirkan kembali apakah iya Tuhan yang maha pengasih dan penyayang mewajibkan makhluk ciptaanNYA untuk melenyapkan nyawa ciptaanNYA yang lain. Tuhan yang penuh cinta tidak mungkin mewajibkan membenci dan menganjurkan meniadakan sesama.

Terorisme tidak memiliki agama, kalau ada yang mengatasnamakan agama, itu dipastikan hoax 100 persen. Karena setiap agama sejatinya sebagai pembawa kebaikan dan penebar rahmat untuk seluruh alam.

Semoga kita menjadi golongan yang kebal dan tak tersentuh dari doktrinan konyol merugikan diri sendiri dan sesama saudara yang beragam. Aamiin.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © Duta Damai Dunia Maya NTB | Newsphere by AF themes.