Tue. Oct 15th, 2019

Duta Damai NTB

Proudly Presented by BNPT and PMD

Rekonsiliasi Politik Menuju Indonesia Damai

3 min read

Tidak bisa dipungkiri bahwa pemilu tahun ini adalah pemilu paling menantang bagi Indonesia. Tidak hanya menyebabkan berbagai pihak berseteru, tetapi juga telah mengorbankan ratusan nyawa anggota KPPS dan KPU, serta menyebabkankerusuhan. Tidak cukup sampai di titik tersebut, pemilu pun berujung sengketa antar dua kubu yang baru saja diselesaikan oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

Ilustrasi oleh Ade Sukma

Sungguh mahal harga demokrasi Indonesia dalam pemilihan umum tahun 2019 ini. Semoga kita, rakyat Indonesia dan aparatur negara bisa belajar, memperbaiki sitem yang ada untuk mencapai demokrasi yang lebih matang dan hal terpenting adalah bagaimana kita bisa menciptakan politik yang berpihak pada kedamaian. Oleh karena itu, rekonsiliasi politik adalah proses saling menerima, di mana yang kalah dan yang menang harus bersatu demi tugas dan amanat yang akan dijalankan untuk lima tahun ke depan.

Dengan kata lain, rekonsiliasi politik adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk memulihkan hubungan dan bersatu membangun Indonesia. Dalam hal ini, pihak pemenang akan memberikan tempat kepada yang kalah untuk mengambil bagian dalam pembangunan Indonesia mengingat mereka adalah kubu-kubu yang dipilih oleh rakyat. Walaupun demikian, masih terdapat berbagai akun-akun yang mengumbar SARA, hoaks dan ujaran kebencian yang terus berseteru. Sebagai rakyat tentu kita tidak ingin melihat kerusuhan terjadi lagi. Rekonsiliasi ini tentunya tidak hanya wajib melibatkan pihak elit, semua pihak harus terlibat, baik rakyat maupun organisasi-organisasi kemasyarakatan dan keagamaan sehingga tidak ada lagi kekhawatiran terhadap rekonsiliasi politik baik yang bisa menyebabkan polarisasi dalam pemerintahan maupun perpecahan dalam masyarakat.

Upaya bisa dilakukan melalui silaturrahmi. Kedua belah pihak harus duduk bersama untuk memecah dinding yang terbangun selama kampanye berlangsung. Kedua elit harus menunjukkan niat yang baik untuk bekerja sama yang didasari atas ketulusan untuk membangun bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Selain elit utama, para timses baik dari tingkat nasional hingga ke tingkat lokal juga harus bekerja sama, tidak saling menjatuhkan. Yang menang tidak menyombongkan diri dan yang kalah harus menerima kekalahan. Bagaimanapun, oposisi selalu dibutuhkan, mengingat suatu pemerintahan tidak akan berkembang ke arah yang lebih baik tanpa adanya kritik dan saran dari pihak oposisi.

Organisasi-organisasi kemasyarakatan dan keagamaan harus turut mengambil andil dalam mensukseskan rekonsiliasi dengan mengadakan pertemuan antar anggota yang sempat tercerai berai karena pilihan politik yang berbeda. Organisasi ini harus menjadi perekat perbedaan yang ada dalam diri setiap anggotanya. Perlu ditekankan bahwa perdamaian dan kerja sama adalah puncak dari demokrasi. Kemenangan dan kekalahan dalam pemilu merupakan bagian dari perjalanan suatu bangsa untuk mencapai masyarakat yang pluralis, masyarakat yang terbiasa dengan perbedaan.

Esensi silaturahmi semua pihak harus menjadi berita utama, baik di dunia nyata, maupun maya untuk mencegah perdebatan yang berujung dengan ujaran kebencian, khususnya perang yang terjadi di social media yang dicampuraduk dengan masalah SARA. Rekonsiliasi ini diharapkan bisa meredakan perpecahan yang telah terjadi, bisa mengurangi akun-akun propaganda atau akun-akun penyebar kebencian yang sering meamanfaatkan kondisi dan situasi masyarakat Indonesia.

Singkatnya, rekonsiliasi politik adalah puncak kerja sama, puncak pesta demokrasi yang harus dirayakan di mana setiap elit, setiap kubu, setiap organisasi, setiap pemilih harus mengerti bahwa perbedaan adalah hal biasa. Kedua kubu adalah bagian dari bangsa Indonesia yang pada akhirnya harus duduk, berdiri, jalan berdampingan dalam ritme kerja sama yang singkron. Kerja sama ini adalah dukungan utama yang dibutuhkan menuju Indonesia damai yang merupakan tujuan dari kehidupan berbangsa dan bernegara.

Please follow and like us:

1 thought on “Rekonsiliasi Politik Menuju Indonesia Damai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © Duta Damai Dunia Maya NTB | Supported by PMD & BNPT.