Tue. Oct 15th, 2019

Duta Damai NTB

Proudly Presented by BNPT and PMD

Dorong Konten Positif, KOMINFO RI Gelar Flash Posting NTB

2 min read

Sekitar 170 pemuda penggiat media sosial NTB terdiri dari blogger, videomaker, content writer, grafik designer dan ahli IT tanggal 8 Agustus mengikuti acara Flash Posting yang diadakan oleh KOMINFO RI bertajuk “Optimis Saja” untuk terus mendorong sirkulasi konten-konten positif dan bermanfaat di dunia maya dan tentu untuk mendukung pembangunan ekonomi, pendidikan, sosial budaya dan lingkungan NTB.

“Kami berharap masyarakat dapat menggunakan teknologi sebaik-baiknya untuk memajukan kerangka berfikir mereka. Program ini menyasar anak muda, karena mereka merupakan tulang punggung negara,” ungkap Ibu Nurlaeli selaku perwakilan dari KOMINFO RI saat membuka acara ini.  Beliau juga menyampaikan  tujuan dari acara ini adalah memberikan pemahaman dan informasi terkait dengan perkembangan digital dan peran generasi milenial yang sangat penting dalam menyebarkan konten-konten positif.

Sesi pertama diisi oleh tim khusus kepresidenan, Andoko Darta. Lelaki lulusan Amerika ini berhasil memikat peserta dengan materi terkait motivasi penggalian minat dan bakat pemuda, di mana para peserta menonton video kreatif dan komunikatif. Peserta juga harus menjawab tiga powerful questions dan berbagi jawab dengan yang lain. Seorang Ibu dua anak bernama Ibu Zahrah, seorang Kader dari Desa Pusuk membacakan jawabannya dengan perasaan grogi. Ini adalah pertama kalinya ia mengikuti acara seperti ini. Ia menyebutkan bahwa ia ingin membantu masyarakat di desanya untuk terus maju serta menjadi ibu yang lebih baik lagi bagi kedua anaknya. Dalam sesi ini, pemuda belajar untuk mengenal kekuatan dan karakternya sendiri.

Sesi kedua, lomba Flash Posting dibuka, peserta menyiapkan konten-konten berupa video, tulisan dan poster terkait dengan inspirasi yang didapatkan dalam acara ini. Diakhir acara akan dipilih tiga pemenang dari masing-masing kategori

Setelah meyelesaikan konten dan melakukan posting di sosial media masing-masing, para peserta kembali mendengar sejarah kepemudaan dan budaya dari Dr. Muhammad Faisal, M.Sc, pendiri Youth Lab Indonesia. Dalam penelitiannya, ia membagi generasi Indonesia menjadi empat yaitu generasi alfa, beta, teta dan phi. Ia juga menambahkan bahwa selama pemerintahan Indonesia, ini pertama kalinya pemuda lebih banyak dilibatkan dan memiliki jargon yaitu “revolusi mental,” yang diberikan oleh  Presiden Jokowi. Dr. Faisal juga berpesan bahwa pemuda tidak lahir dari pasar dan tren, ia yakin bahwa pemuda bisa melahirkan ide-ide baru dan berinovasi serta terus berpartisipasi dalam mempertahankan dan menjaga nilai-nilai kebangsaan karena Indonesia lahir dari inisiatif pemuda sebelumnya.

Penutupan diakhiri oleh pembacaan pemenang flash posting. Pemenang posting ini didominasi oleh anggota Duta Damai NTB sperti tahun sebelumnya.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © Duta Damai Dunia Maya NTB | Supported by PMD & BNPT.