Mon. Sep 23rd, 2019

Duta Damai NTB

Proudly Presented by BNPT and PMD

Dorong Kesetaraan, DIVEABLE Ajak Penyandang Disabilitas Menyelam

2 min read

Kemerdekaan sejatinya membuka hak-hak setiap manusia dan terus mendorong kesetaran di semua lini kehidupan tidak terkecuali dalam menikmati keindahan alam bawah laut Indonesia.

Pada Sabtu 24 Agustus 2019 di kawasan pesisir Pantai Kecinan, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara para penyandang disabilitas Lombok berbagi pengalaman pertama mereka menyelam bersama DIVEABLE Indonesia. Rasa tegang dan senang terlihat dari raut wajah 10 penyandang disabilitas Lombok.

“Saya sudah coba dua kali masuk ke dalam air karena alatnya berat, saat masuk badan saya terasa sakit dan tidak mampu menahan peralatan akhirnya saya cepat kembali ke permukaan.” kata Bagus (17), penyandang tuna daksa.

“Saya sudah berusaha keras mencoba walaupun belum maksimal saya merasa sangat bangga, ngak semua orang pernah diving dan saya bisa coba di kolam dan di laut.” Ujarnya kembali.

Sebelum menuju kecinan penyandang disabilitas diberikan pembekalan singkat bagaimana cara menyelam yang baik.Training menyelam singkat ini dilakukan di kolam renang Holiday Inn Resort yang juga turut mendukung keberlangsungan acara ini. Latihan berlangsung sekitar tiga jam, dari jam 8-11 pagi. Dimulai dari cara mengenakan pakaian menyelam atau wetsuit, cara menggunakan mask yang baik, tehnik bernafas dengan menggunakan regulator yang terhubung ke tangki oksigen, penggunaan bahasa isyarat di dalam air dan cara mengantisipasi diri jika hal-hal tidak diinginkan terjadi. Para penyandang disabilitas terlihat serius mendengarkan arahan Avandi DJunaidi leading instruktur Scuba School International (SSI) Bali selaku ketua dive pro dalam acara ini.

Meira Merianti, direktur DIVEABLE Indonesia menyampaikan bahwa tujuan acara ini untuk  kampanye “barrier free tourism” dan dengan terselenggaranya acara ini mampu memperkenalkan wisata bawah air kepada semua orang terutama penyandang disabilitas, menunjukkan kepada dunia bahwa pariwisata Indonesia ramah terhadap disabilitas dan mampu memndorong masyarakat semakin peduli terhadap kelestarian laut.”

Ia juga menambahkan bahwa penyelam-penyelam yang terlibat dalam acara ini adalah dive-pro yang merupakan instruktur dive-master. “Saat menyelam dengan difabel diperlukan teknik-tehnik tertentu, dari cara pemakaian baju sampai proses turun ke laut.”

Kegiatan ini terbilang sukses berkat dukungan berbagai pihak seperti Schuba School International (SSI), Pemerintah Desa Malaka, Holiday Resort Resort, Manta Dive Gili Trawangan, Ocean5, Lombok Dive, Lombok Disability Center, Endri Foundation, Duta Damai NTB, Kis Chicken Mataram dan semua relawan yang turut membantu kegiatan ini.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © Duta Damai Dunia Maya NTB | Supported by PMD & BNPT.