Mataram- Koordinator terpilih Duta Damai NTB periode 2020-2021 yang akrab disapa Amel membuka agenda RAKERDA. Agenda ini diselenggarakan di salah satu lesehan favorit pada Sabtu, 8/8/2020. Sembari menunggu santap malam, ia menyampaikan terima kasih kepada semua timnya yang sudah meluangkan waktu di tengah kondisi pandemi ini, sekaligus mempersilahkan pengurus sebelumnya; Asmak dan Fadil menyampaikan kesan, pesan, dan laporan akhirnya. Agenda berlanjut dengan pembahasan program dan strategi satu tahun kedepan yang akan dilaksanakan pengurus baru bersama anggotanya.

Koordinasi Rapat Kerja Daerah DD NTB


Chole dari divisi DKV dengan gaya khasnya yang selalu berhasil memunculkan gelak tawa teman-temannya mengusulkan “sepertinya kita butuh membuat youtube, nanti bisa diisi dengan podcast dan lainnya. Siapa tau kita bisa bikin konten sama Anya Geraldine, ye kan. Juga koordinator sosmed terbaru bisa meningkatkan inisiatifnya untuk melakukan postingan biar nggak nunggu konten dari DKV atau blogger. Gitu aja sih kalau dari saya”.
Maya pawon yang sudah menetapkan jalan ninjanya menjadi petani urban, sebagai salah satu cara menciptakan perdamaian logika dan logistik juga memberikan sumbangsih saran terkait munculnya ide penyewaan sekretariat dan peluang lokasi podcast “gak usah cari sekretariat, berat di biaya operasional. Nanti kalau pada butuh tempat podcast bisa di rumah, ada satu kamar yang kosong. WIFI di rumah juga kenceng. nanti kalau mau podcast-an di tanaman rooftoop saya juga boleh”. Statement ini tentu menenangkan dan memunculkan efek berbinar bagi koordinator podcast khususnya.
Secara terpisah, selepas makan malam dengan Wakil Walikota Mataram, gus Feb koordinator Duta Damai NTB periode 2017-2019 memaparkan bahwa dirinya sudah sempat speak-speak ke pak Wakil Walikota, program apa saja yang bisa dikolaborasikan pemerintah Kota Mataram dan DD NTB.
Secara korespondensi, Zee koordinator Duta Damai NTB periode 2019-2020 ditengah kesibukannya sebagai konsultan lembaga dari German tak luput memberikan suntikan semangat “saya siap membantu apa saja untuk teman-teman kepengurusan baru meskipun secara fisik saya tidak bisa hadir, i will try to help my best” paparnya dengan aksen khas native.
Disela-sela obrolan yang kian mencair, pelayan datang membawa santap dinner. Pas di saat perut mulai berdendang, menambah asupan merumuskan ide program. Walhasil, ada beberapa tambahan program yang muncul; membuat buku mewarnai anak dengan tema keberagaman, toleransi kemudian dipakai untuk lomba mewarnai anak tingkat TK. Duta Damai blusukan, Duta Damai charity, Sharing knowledge internet DD NTB, hingga ide webiner atau live via instagram untuk merespon kondisi New Normal dimasa pagebluk.
Setelah pihak pengelola memberikan kode akan segera tutup dengan mengantarkan struk orderan. Peserta RAKERDA menuntaskan pertemuan dengan menyepakati aktor-aktor pengurus baru dan tambahan divisi baru. Hal-hal yang belum didiskusikan seperti job desk disepakati akan dibahas melalui WA Group dan Zoom Meeeting jika dibutuhkan.