KKN TEMATIK UNRAM GELAR PELATIHAN PEMBUATAN ‘COCOFFEE’ DI DESA SANTONG

Santong,KLU—  KKN Tematik Universitas Mataram Desa Santong tahun 2021 berbasis kewirausahan mengundang seorang pelaku usaha bernama Nani Mulyana. Pemilik UKM Balen Jaja asal Wanasaba, Lombok Timur, tersebut menjadi narasumber dalam pelatihan yang mengusung tema peningkatan nilai produk lokal. Pelatihan tersebut digelar di Aula Kantor Desa Santong pada(07/15/2021) dan dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk pelaku UKM di Desa Santong, perwakilan pemerintah desa, organisasi-organisasi, PKK, dan lain sebagainya.Abdul Kholik, selaku Ketua KKN menyampaikan ucapan terimakasihnya juga mengatakan bahwa acara ini merupakan kolaborasi mereka dengan para anggota PKK Desa Santong. Pemerintah desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa, M. Fauzi, SH dalam sambutannya mengatakan “kami sangat mengapresiasi kegiatan ini walaupun di masa pandemi masih bisa melakukan pemberdayaan. Dalam lingkup desa pun tidak ada kegiatan pemberdayaan karena dana digunakan untuk keperluan BLT dan lainnya. Kami harapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan kita dalam ekonomi.”Nani Mulyana yang merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Mataram memilih untuk berkecimpung di dunia kuliner karena merasa senang dalam melakukannya. Cookies coffee atau “cocoffee” buatannya terinspirasi dari hobbynya menikmati kopi. Ia juga ingin orang yang tidak suka kopi bisa menikmati kopi walaupun secara tidak langsung. Sejak tahun 2015 Nani menjadi spesialis dalam pemanfaatan potensi lokal.Pelatihan kali ini ditujukan untuk mengangkat potensi lokal sehingga kopi yang di gunakan asli dari Santong.Pandemi boleh ada di sekitar kita, tetapi kita harus tetap punya semangat dalam perekonomian, ungkapnya.Peserta yang didominasi oleh ibu-ibu sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Mereka secara bergiliran mempraktikkannya karena cara pembuatan dan bahan-bahan yang digunakan cukup mudah ditemukan.Fitriani, salah satu peserta berharap agar pelatihan ini dapat membantunya untuk menambah wawasan sehingga dapat menjadi bekal untuk memulai bisnis.Acara tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 juga didamping oleh Bhabinkamtibmas Desa Santong, Deddy. Setelah selesai praktik dan pengemasan acara pelatihan ditutup dengan foto bersama sambil menunjukkan produk.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *