Duta Damai NTB Gandeng HBK Peduli Bantu Warga Terdampak Covid

Pandemi covid-19 tak kunjung usai. Hal ini menjadikan ekonomi masyarakat semakin lesu. Meningkatnya kasus covid-19 membuat pemerintah memperpanjang PPKM di beberapa wilayah menjadi level 4. Pertanggal 7 Agustus 2021, sebanyak 31.753 kasus covid-19 tercatat di Indonesia, hal ini menambah jumlah kasus aktif menjadi 497,824. Penambahan kasus covid di Indonesia diperparah dengan dengan maraknya virus varian delta yang sudah menyebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Berdasarkan data tanggal 4 Agustus 2021, varian delta teridentifikasi menembus 1331 kasus di 25 provinsi.

Di masa sulit seperti ini partisipasi dan kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk memutus transmisi virus, salah satunya dengan mematuhi protokol kesehatan. Tidak hanya itu, bahu membahu saling membantu antar masyarakat juga dapat memberi ruang untuk kebaikan. Sejak Minggu (01/08/21) kemarin Duta Damai NTB melakukan bagi-bagi paket sembako untuk warga terdampak covid-19. Duta Damai NTB menggandeng Yayasan HBK Peduli dalam melaksankan program bagi sembako yang dilakukan sejak awal Agustus. Yayasan HBK Peduli merupakan Yayasan yang didirikan oleh H. Bambang Kristiono, salah satu anggota DPR RI dapil Pulau Lombok. Paket tersebut dilengkapi dengan vitamin C yang sangat dibutuhkan untuk membantu meningkatkan imun tubuh. Sebanyak 40 paket sembako dibagikan di beberapa wilayah NTB, diantaranya wilayah Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Utara. Masyarakat yang menerima paket merasa sangat terbantu dan berterima kasih kepada Duta Damai NTB karena berempati dan berbagi. Ismah, salah satu warga Dusun Suka Damai, Desa Santong, KLU, merasa sangat terharu dan meneteskan air mata karena mendapat paket sembako. Ia menceritakan kesehariannya yang hidup serba susah. Ia hanya tinggal berdua dengan anak lelakinya yang masih remaja di gubuk kecil yang merupakan bantuan dari pemerintah Desa Santong. Ia juga menjadi tulang punggung keluarga karena suaminya telah meninggal beberapa tahun silam. Ditambah ia sedang merasa kurang fit namun ia tetap harus bekerja mencari uang untuk menenuhi kebutuhannya. Ia juga memanjatkan doa-doa baik untuk Duta Damai NTB dan Yayasan HBK Peduli.

Paket sembako yang dibagikan juga berisi masker. Diharapkan hal ini dapat mendorong masyarakat untuk menaati protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah bagi mereka yang terpaksa harus beraktivitas di luar seperti ibu Ismah tadi. Karena tak dapat dipungkiri, masih banyak masyarakat yang abai pada protokol kesehatan. Hal tersebut dapat menjadi menjadi penyebab terus melonjaknya angka kasus positif covid-19. Menumbuhkan empati, simpati, saling mengingatkan, dan saling berkontribusi dalam kebajikan adalah yang paling penting dilakukan saat ini. Kita sama-sama berdoa agar pandemi segera berakhir dan keadaan kembali stabil.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *