Opini

Perdamaian di Tengah Pusaran Polarisasi dan Pandemi

Stigma “cebong” dan “kampret” rasanya masih begitu akrab di telinga kendati pemilihan presiden sudah genap setahun lalu usai. Jika pada masa pilpres dan menjelang pilpres “cebong” di stigmakan sebagai pendukung Joko Widodo, dan “kampret” di stigmakan sebagai pendukung Prabowo Subianto, kini rasanya “cebong” dan “kampret” adalah soal Jokowi dan yang “bukan Jokowi”, walaupun nyatanya tidak semua pendukung Jokowi pada pilpres lalu setuju dengan seluruh kebijakan pemerintah, begitupun sebaliknya, tidak semua yang tidak memilih Jokowi menolak seluruhnya kebijakan pemerintah. Polarisasi ini seolah sedemikian rupa membagi masyarakat “dengan rapih” menjadi dua golongan hingga kini. Ilustrasi oleh Cholenesia Polarisasi dalam demokrasi tentunya merupakan konsekuensi, seiring dengan dibukanya ...

Read More
Opini

Masa Pandemi COVID-19 Hoax Merajalela

Di masa-masa sulit akibat pendemi COVID-19, himbauan pemerintah untuk belajar, beribadah dan bekerja dari rumah membuat interaksi di dunia maya semakin luas dan tentu mendorong kesadaran publik untuk lebih melek lagi terhadap teknologi. Walaupun demikian  banyak orang masih saja menebar berita kebohongan. Hoaks semakin mengundang keresahan publik di tengah penenangan diri dalam karantina. Ilustrasi oleh Ade Sukma Setiap hari Update berita terbaru mengenai jumlah korban meninggal, sembuh dan bertambah menjadi konsumsi lazim, tidak hanya dari media mainstream atau non mainstream bahkan langsung dari jari ke jari tanpa ada dukungan resmi dari sumber terpercaya. Situasi darurat ini menjadi ladang basah bagi para penebar hoaks mencari keuntungan. Angka perputaran berita hoaks terkai...

Read More
Opini

Memaknai Hari Pendidikan dengan Mendidik Diri dan Jari

Hari ini tanggal 02 Mei bangsa Indonesia sedang memperingati  hari pendidikan nasional. Dalam upacara terbatas tadi pagi, Menteri Pendidikan Nadiem Makariem menyampaikan beberapa hal di antaranya bahwa, pendidikan bukan hanya berkaitan dengan kegiatan pembelajaran di lingkungan formal seperti sekolah dan universitas, apalagi di masa-masa pandemic seperti saat ini, pelaksanaan proses tersebut sangat tidak relevan dilakukan. Hampir satu bulan lebih, para pelajar diliburkan dan diarahkan untuk belajar di rumah. Proses demi proses dilakukan untuk menyesuaikan pembelajaran. Segala lini social media dimanfaatkan secara penuh untuk menunjang belajar dan pembelajaran secara online. Ilustrasi oleh Ulwan S.Z. Ibarat pisau bermata dua, masifnya penggunaan internet dan media sosial pada masa Wo...

Read More
Opini

Mudik atau Pulang Kampung bukan Persoalan: Membenci itu cukup di kamu Jangan Teruskan!

Ilustrasi Oleh Ulwan S.Z. Di tengah panasnya persoalan pandemik, kita lagi-lagi berhadapan dengan panasnya beradu argumen di lini sosial media. Persoalan mudik dan pulang kampung yang seketika menjadi bahan olok-olokan untuk sosok pemimpin sendiri. Rasanya tidak etis menjadikan ini sebagai kebiasaan. Lebih-lebih Ramadhan baru saja datang dan kita menyambutnya degan berbagai jenis hate speech atau ujaran kebencian. Lucunya semua orang sangat gemar dengan hal ini. Saya mulai memikirkan di mana letak adab kita dalam berbicara. Beberapa waktu sebelumnya, di salah satu laman sosial media lokal yang digandrungi anak muda, terdapat postingan berupa gambar nenek-nenek yang menjadikan bungkul pisang sebagai masker. Demi sebuah harga ketenaran, diposting untuk mengundang tawa dan olok-olokan...

Read More
Opini

Refleksi Ramadhan dengan Menjaga Kewarasan

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.  (Ali 'Imran Ayat 139) Ilustrasi oleh Cholenesia             Membuka tulisan ini dengan sepotong ayat Al-Qur-An, dengan harapan mampu memberikan sedikit obat bagi hati kita semua yang tengah dilanda gundah-gulana serta perasaan kesedihan menyambut Ramdhan khususnya bagi umat islam. Dalam berbagai tayangan dan selebaran serta spanduk-spanduk telah disiarkan secara luas bahwa segala jenis ibadah yang berkaitan dengan ‘berkumpul’ dan beramai-ramai ditiadakan sementara.        &n...

Read More